Pesona di Atas Awan Kebun Buah Mangunan

(Sumber: youtube.com)

Dolungo, Bantul- Ingin menjelajah wisata alam Yogyakarta belum lengkap kalau belum mengunjungi Kebun Buah Mangunan. Sebelum munculnya wisata-wisata alam kekinian dengan view yang spektakuler di Jogja, bisa dibilang Kebun Buah Mangunan merupakan pelopor wisata alam kekinian.

Berada di ketinggian sekitar 150 – 200 mdpl dengan luas mencapai 23,3 hektar, Kebun Buah Mangunan cocok menjadi tempat liburan bagi mereka yang sudah penat dengan kehidupan perkotaan.

Sesampainya di puncak Kebun Buah Mangunan, pengunjung akan disuguhi pemandangan yang sangat menyejukkan dari hijaunya deretan perbukitan Sewu. Ditambah dengan liukan Kali Oya yang menambah epic pemandangan di sini.

Di puncak Kebun Buah Mangunan terdapat gazebo untuk beristirahat sambil menikmati pemandangan di bawahnya. Waktu favorit mengunjungi Kebun Buah Mangunan yaitu saat matahari terbit dan saat matahari tenggelam. ketika datang pada pagi hari buta, pengunjung akan meyaksikan fenomena lautan awan putih yang dipadu dengan semburat warna kuning dan oranye dari matahari terbit. Jika ingin menyaksikan pemandangan lautan awan, disarankan sebelum subuh sudah ada di tempat.

Selain menikmati pemandangan yang menyejukkan mata, ada banyak kegiatan yang bisa dilakukan di tempat ini, diantaranya hiking, berkemah, outbond dan lainnya. Biaya masuk Kebun Buah Mangunan pun relative murah, hanya Rp 5000,-/orang dengan jam buka mulai pukul 4.30 pagi hingga 18.00 petang.

Selepas dari sini, pengunjung bisa mengunjungi obyek wisata lain yang memang masih satu komplek dengan Kebun Buah Mangunan, antara lain Puncak Becici, Bukit Mojo, Hutan Pinus Pengger, Jurang Tembelan dan masih banyak lainya.

Rute menuju Kebun Buah Mangunan cukup mudah. Dari terminal Giwangan terus ke selatan melewati jalan Imogiri Timur sampai bertemu pertigaan lalu ambil kiri. Ikuti jalan sampai menemukan papan petunjuk menuju Kebun Buah Mangunan.

Sesampainya di sana, pengunjung harus melewati jalan menanjak yang cukup curam. Rute ini bisa ditempuh menggunakan kendaraan bermotor, namun akan lebih seru jika kendaraan di parkir di dekat pintu masuk, kemudian melanjutkan perjalanan ke puncak dengan berjalan kaki. Sepanjang perjalanan, pengunjung akan disuguhi pemandangan hijau khas pegunungan. (Sumber: visitingjogja.com)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s